diskominfo.kotametro@gmail.com (0725) 47960

Selayang Pandang

Home > Selayang Pandang

#Pemkot Metro

Metro Selayang Pandang

Selayang pandang

General Description

Metro City is geographically located at 105,170-105,190 east longitude and 5.60-5.80 south latitude, 45 km from Bandar Lampung City (Capital of Lampung Province). The Metro City area is relatively flat with an altitude between 30-60 m above sea level. Temperate tropical humid rain, air temperature ranges from 260-280, average air humidity 80-88% and annual rainfall between 2,264 mm – 2,868 mm. rainy months range from September to May.

Metro City has an area of 73.21 km2, with a population of 174,216 people spread across 5 districts and 22 sub-districts with regional boundaries:

North side with district of Punggur, Central Lampung Regency, and District Of Pekalongan, East Lampung Regency. East side with District Of Pekalongan and District Of Batanghari, East Lampung Regency. South side with District Of Metro Kibang, East Lampung Regency /Way Sekampung. West side with District Of Trimurjo, Central Lampung.

Land use patterns are grouped into 2 types, namely built-up and undeveloped land. Built-up land consists of residential areas, public facilities, social facilities, and trade and service facilities, while undeveloped land consists of rice fields, cultivation, and other uses. The undeveloped area is dominated by rice fields with a technical irrigation system covering an area of 2,968.15 hectares or 43.38% of the total area, the rest are dry land yards, moors and non-irrigated rice fields.

Gambaran Umum

Kota Metro secara geografis terletak pada 105,170-105,190 bujur timur dan 5,60-5,80 lintang selatan, berjarak 45 km dari Kota Bandar Lampung (Ibukota Provinsi Lampung).Wilayah Kota Metro relatif datar dengan ketinggian antara 30-60 m diatas permukaan air laut. Beriklim hujan humid tropis .suhu udara berkisar antara 260-280, kelembaban udara rata-rata 80-88 % dan curah hujan per-tahun antara 2,264 mm – 2,868 mm. bulan hujan berkisar antara September sampai Mei.

Kota Metro memiliki Luas wilayah 73,21 km2, dengan jumlah penduduk 174.216 jiwa yang tersebar dalam 5 wilayah kecamatan dan 22 kelurahan dengan batas wilayah:

Sebelah Utara dengan Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, dan Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur. Sebelah Timur dengan Kecamatan Pekalongan dan Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Sebelah Selatan dengan Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur/Way Sekampung. Sebelah Barat dengan Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah.

Pola penggunaan lahan di kelompokkan ke dalam 2 jenis, yaitu lahan terbangun dan tidak terbangun. Lahan terbangun terdiri dari kawasan pemukiman, fasilitas umum, fasilitas sosial, dan fasilitas perdagangan dan jasa, sedangkan lahan tidak terbangun terdiri dari persawahan, perladangan, dan penggunaan lainnya. Kawasan tidak terbangun didominasi oleh persawahan dengan sistem irigasi teknis seluas 2.968,15 hektar atau 43,38% dari luas wilayah, selebihnya adalah lahan kering pekarangan, tegalan dan sawah non irigasi.

Transportation

Transportation in Metro City is supported by a good road network, terminals and adequate public transportation facilities.

The total length of roads in Metro City reaches 434.36 km, consisting of Hotmik 96,705 km, Penetration 145,314 km, Onderlagh 156,444 km, Sirtu 3,710 km, Land 62,298 km and Paving Block 41,451 km. To support passenger and freight transportation services, Metro City has 2 terminals, namely the city terminal located in Central Metro and the main terminal in Mulyojati, West Metro.

Transportasi

Transportasi di Kota Metro didukung dengan jaringan jalan yang baik, terminal dan sarana angkutan umum yang memadai.

Total panjang jalan di Kota Metro mencapai 434,36 km, terdiri dari Hotmik 96,705 km, Penetrasi 145,314 km, Onderlagh 156,444 km, Sirtu 3,710 km, Tanah 62,298 km dan Paving Blok 41,451 km. Untuk mendukung pelayanan angkutan penumpang dan barang, Kota Metro memiliki 2 buah terminal, yaitu terminal kota yang terletak di Metro Pusat dan terminal induk di Mulyojati, Metro Barat.

Banking

The progress of the regional economy is parallel to the progress of banking institutions. On the one hand, regional economic development will attract banks to open branches, on the other hand, the existence of banks will also accelerate regional economic progress.

In Metro city there is banking institutes that are, BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank Floats, Bank Danamon, BCA, BII, Bank Buana, Bank Eka Bumi Arta, Bank Haga, Town Bank Liman, equipped by some Automatic Teller Machine units (ATM).

Perbankan

Kemajuan perekonomian daerah berbanding sejajar dengan kemajuan lembaga perbankan. Di satu sisi, perkembangan perekonomian daerah akan menarik minat perbankan untuk membuka cabangnya, disisi lain keberadaan perbankan juga akan mempercepat kemajuan perekonomian daerah.

Di Kota Metro terdapat lembaga perbankan yaitu, BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank Lampung, Bank Danamon, BCA, BII, Bank Buana, Bank Eka Bumi Arta, Bank Haga, Bank Kota Liman, dengan dilengkapi beberapa unit Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Commerse

Metro City has quite good trade prospects and very conducive security conditions. Its location is quite strategic and easy to reach from various directions, so it not only serves the needs of Metro residents but also residents of Central Lampung, East Lampung, South Lampung, and other areas.

Commerse in Metro City is centered in two main markets namely Shoping Centre, and Pasar Cendrawasih. In addition, there are several markets spread across various Metro City areas and have promising prospects, namely Kopindo Market, 16 C Market, Sumbersari Bantul Market, Ganjar Agung Market, Purwosari Morning Market, Hadi Mulyo Chicken Market, Tejo Agung Market, and supermarkets located in several places.

Perdagangan

Kota Metro memiliki prospek perdagangan yang cukup baik dan kondisi keamanan yang sangat kondusif. Letaknya yang cukup strategis dan mudah dijangkau dari berbagai arah, sehingga tidak saja melayani kebutuhan warga Metro tetapi juga warga Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, serta daerah lainnya.

Perdagangan di Kota Metro berpusat di dua pasar utama yaitu Shoping Centre, dan Pasar Cendrawasih. Selain itu terdapat beberapa pasar yang tersebar di berbagai wilayah Kota Metro dan mempunyai prospek yang cukup menjanjikan, yaitu Pasar Kopindo, Pasar 16 C, Pasar Sumbersari Bantul, Pasar Ganjar Agung , Pasar Pagi Purwosari, Pasar Ayam Hadi Mulyo, Pasar Tejo Agung, dan pasar swalayan yang terletak di beberapa tempat.

Culture

The ethnic backgrounds of residents in Metro City are diverse, some of which come from Java, West Sumatra, Lampung, and China. Cultural arts also develop according to their area of origin. This cultural diversity makes it a distinct advantage for Metro City to attract tourists.

In order to promote regional attractions and culture, on the anniversary of Metro City every June 9, the Metro City Government holds a Metro City Festival combined with Metro Expo.

Budaya

Latar belakang suku penduduk di Kota Metro beraneka ragam, yang sebagian berasal dari Jawa, Sumatera Barat, Lampung, dan Tionghoa. Seni budaya juga berkembang sesuai daerah asalnya. Keanekaragaman budaya ini menjadikan keunggulan tersendiri bagi Kota Metro untuk menarik wisatawan.

Guna mempromosikan objek wisata dan budaya daerah, maka pada peringatan Hari Jadi Kota Metro setiap tanggal 9 Juni, Pemerintah Kota Metro menggelar Festival Kota Metro yang digabungkan dengan Metro Expo.

Industry

The number of small industries is 782 business units divided into 5 industrial groups, namely the food, handicraft and general industries, chemicals and building materials, metals and services, and clothing and leather industries.

Small industries are able to absorb a workforce of 2,250 people, with a total investment of around Rp 18,725,700,000, and are still very likely to be developed, because of the ease of obtaining raw materials, relatively easy and cheap labor, and supported by conducive security conditions.

Industri

Jumlah industri kecil 782 unit usaha yang terbagi dalam 5 kelompok industri yaitu industri yaitu industri pangan, kerajinan dan umum, kimia dan bahan bangunan, logam dan jasa, serta industri sandang dan kulit.

Industri kecil mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 2.250 orang, dengan total investasi sekitar Rp 18.725.700.000, dan masih sangat mungkin dikembangkan, karena mudahnya mendapatkan bahan baku, tenaga kerja yang relatif mudah dan murah, serta didukung dengan kondisi keamanan yang kondusif.

Agriculture

Some residents of Metro City are still engaged in the rice field agricultural sector with a large enough land so that the agricultural sector still gets the main attention.

Metro City is planned as a rice seed procurement center for the Metro City area and its surroundings. The livestock and fisheries sector is also quite developed, including cattle, goats, free-range chickens, broilers, laying breeds, and ducks, and others.

Various types of fish were developed, namely catfish, catfish, carp, carp and tilapia. One thing that is quite proud, Metro City is designated as a catfish center for the Lampung Province region.

Pertanian

Sebagian warga Kota Metro masih menekuni sektor pertanian persawahan dengan lahan yang cukup luas sehingga sektor pertanian tetap mendapatkan perhatian utama.

Kota Metro direncanakan sebagai pusat pengadaan benih padi untuk wilayah Kota Metro dan sekitarnya. Sektor perternakan dan perikanan juga cukup berkembang, diantaranya ternak sapi, kambing, ayam buras, ras pedaging, ras petelur, dan itik, dan lainnya.

Berbagai jenis ikan yang dikembangkan yaitu ikan lele, patin, gurame, ikan mas dan ikan nila. Satu hal yang cukup membanggakan, Kota Metro ditetapkan sebagai centra lele untuk wilayah Provinsi Lampung.

Education

Metro City has adequate facilities, various achievements in the field of education, a conducive security situation, friendly residents, and the prices of basic necessities are relatively cheap and easy to obtain are the main attractions for residents who want to study.

The Metro City education area is centered on the campus area, and is spread throughout every corner of the region. Currently, there are 19 universities and 275 schools ranging from kindergarten to high school and vocational as well as various other non-formal education facilities. Metro City has a fairly representative Library Building, its strategic location makes it easy for students and the general public to come and read in this library.

The community also developed a village library known as “Smart Home” which makes it easier for residents to gain knowledge through various books available.

Pendidikan

Kota Metro memiliki fasilitas yang memadai, berbagai prestasi dibidang pendidikan, situasi keamanan yang kondusif, penduduknya yang ramah, serta harga-harga kebutuhan pokok relatif murah dan mudah diperoleh merupakan daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin menimba ilmu.

Kawasan pendidikan Kota Metro berpusat di daerah kampus, serta tersebar di setiap penjuru wilayah. Saat ini terdapat 19 Perguruan Tinggi dan 275 buah sekolah mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak hingga Menengah atas dan Kejuruan serta berbagai sarana pendidikan non formal lainnya. Kota Metro memiliki Gedung Perpustakaan yang cukup representatif, letaknya yang strategis memudahkan bagi pelajar dan masyarakat umum untuk datang dan membaca di perpustakaan ini.

Masyarakat juga mengembangkan perpustakaan kelurahan yang dikenal dengan sebutan “Rumah Pintar” yang memudahkan warga menimba ilmu melalui berbagai buku-buku yang tersedia.

Health

Metro City has health facilities consisting of 9 hospital units, which according to ownership consist of 2 Government Hospitals, 5 Private Hospitals, and 2 private special hospitals., inpatient health centers, polyclinics, health centers, even almost every village has a Village Health Post.

With good health services supported by public awareness in maintaining personal health and the environment, making the degree of public health quite high. This is proven by the success of Metro City in winning an award from the Social Security Organizing Agency (BPJS) for the achievement of Universal Health Coverage (UHC) of 99.9 percent as of May 2023.

Kesehatan

Kota Metro memiliki fasilitas kesehatan yang terdiri dari 9 unit rumah sakit, yang menurut kepemilikan terdiri dari 2 RS Pemerintah, 5 RS Swasta, dan 2 RS khusus swasta., puskesmas rawat inap, poliklinik, balai kesehatan, bahkan hampir di setiap kelurahan memiliki Pos Kesehatan Kelurahan (POSKESKEL).

Dengan pelayanan kesehatan yang baik didukung kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungannya, menjadikan derajat kesehatan masyarakat yang cukup-tinggi. Hal ini terbukti dengan keberhasilan Kota Metro meraih penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan atas capaian C akupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) sebesar 99,9 persen per Mei 2023.

Licensing services

To provide the best service for the community, Metro City currently has an Integrated Licensing Service Office (KPPT). In this office, the community can take care of various permits quickly, precisely, transparently and easily.

KPPT Office (telephone 0725-49638) serves entertainment licenses, billboards, IMB, land use designation, HO interference, route licenses, mandatory company registration levies, warehouse registration certificate levies, industrial registration levies, cooperative levies, industrial business license levies, SIUP levies, transportation business licenses.

Pelayanan perizinan

Untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, saat ini Kota Metro memiliki Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT). Di kantor ini masyarakat dapat mengurus berbagai perizinan secara cepat, tepat, transparan dan mudah.

Kantor KPPT (telepon 0725-49638) melayani perizinan penyelenggaraan hiburan, penyelenggaraan reklame, IMB, peruntukan penggunaan tanah, gangguan HO, surat izin trayek, retribusi wajib daftar perusahaan, retribusi tanda daftar gudang, retribusi tanda daftar industri, retribusi koperasi, retribusi izin usaha industri, retribusi SIUP, surat izin usaha angkutan.

metro ceria, lampung berjaya, Terus melaju untuk indonesia maju

Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya

Portal Website Resmi Pemerintah Kota Metro
INFO TERKINI

KONTAK KAMI

PEMERINTAH KOTA METRO
Jl. AH Nasution Nomor 03 Kota Metro
Provinsi Lampung, Kode pos 34111
Telp. (0725) 41700
Fax (0725) 49500